Rabu, 17 Oktober 2012

O, PENYAIR

ada saat kaki semut keakuan dan para kambing berpesta akuguling

o, penyair
sarapan apa embun pagi ini?

lihat gigimu yang kuning terang
sebagai jejak rapalan mantra emas
lihat pula gigiku merah bata, menyugi darah
gemeletuk usai mendeklamasikan rindu dan cinta

hummm ... hummm
husss, jangan terlalu koar!
cermin sedang berdandan menyambut wajah badut
akukamu sabar sajalah nunggu pecahnya
sebab retak telah nyata meraja

pagi memecah kepalaku keping tiga
o, penyair ...
apa kabar diksi, rima, metafora?
simsalabim, dibantu, yaa ...
jadi apa, jadi apa, jadi apa?
jadilah akukamu berebut antolologi dusta

sarapan apa embun pagi ini?
entahlah, coba kautanya pada rembulan kesiangan
yang menari di sela ilalang

2012

Tidak ada komentar:

Posting Komentar